Sekarang, masyarakat Indonesia terutama para pecinta tanaman buah, sedang dihebohkan dengan sebuah Pamelo dengan warna daging buah dan kulit Merah.
Yup! Pamelo Merah atau juga disebut Pamelo Ruby, dengan seabrek kelebihannya menarik perhatian calon pekebun dan orang yang hobi mengoleksi tanaman.
Pamelo Merah ini mempunyai banyak daya tarik, mulai dari warnanya yang menarik, rasanya yang lezat, genjah, serta produktif.
Pamelo Merah (Red Pamelo) merupakan jenis jeruk import dari Thailand. Seperti halnya jeruk pamelo atau jeruk Bali, buah pamelo merah memiliki bentuk yang besar, kulit tebal, dan bulir buah besar.
Kalau dilihat bedanya dari warna kulit, jeruk Bali biasanya berwarna hijau, sedangkan Pamelo Merah berwarna merah matang.
Keunggulan dari Pamelo Merah yang tidak didapatkan dari pamelo lain, yaitu rasa buahnya yang manis, daging buah tebal, cepat berbuah, mampu tumbuh optimal meski di dalam pot, mudah ditanam di dataran rendah maupun tinggi, dan lebih tahan terhadap penyakit serta hama tanaman. Serta tanaman ini dapat tumbuh di daerah tropis, dan akan berbuah saat umur 3 tahun.
Buat kamu yang mau menanam buah Pamelo Merah ini, disarankan menanam dengan sistem tabulampot yang tidak memerlukan lahan luas.
Sayangnya, harga bibit Pamelo Merah masih terbilang cukup mahal. Makanya, calon pekebun harus berhati-hati ketika membeli bibit buah tersebut, karena rentan pemalsuan.
Mengenali sosok tanaman juga bukan hal mudah. Lantaran, bibit Pamelo Merah asal Korat, Thailand, sama dengan Pamelo lokal.
Tekstur batang, bentuk dan warna daun, serta karakter percabangan persis Pamelo biasa.
“Bahkan buah mudanya pun masih terlihat sama dengan pamelo biasa. Perbedaan baru tampak ketika buah menjelang siap petik, berumur 10 bulan,” kata pembibit pamelo merah di Provinsi Korat, Thailand, Bun Leue.



EmoticonEmoticon