Jeruk nagami
merupakan salah satu varietas unggul dari jenis jeruk. Jenis jeruk ini dikenal
dengan bentuk buah yang lonjong, bisa dimakan langsung dengan kulitnya, dan
rasanya pun juga manis. Selain itu tanaman ini juga menjadi favorit tanaman
hias buah karena kelebihannya yang rajin berbuah. Dengan tinggi tanaman yang
tidak sampai 1 meter, akan menambah nilai estetika tanaman ini.
Untuk budidaya
jeruk nagami ini bisa dibilang tidak sulit. Anda bisa melakukan budidaya dengan
teknik tabulampot. Dengan menanamnya di pot, Anda akan semakin mudah dalam
perwatannya dan tentu saja tetap mempertahankan nilai estetika tanaman ini.
Berikut adalah beberapa tips dalam budidaya jeruk nagami dalam pot agar mampu
tumbuh optimal
Pemilihan Bibit
Jeruk nagami
sebaiknya ditanaman menggunakan bibit, tentunya dengan bibit berkualitas baik
atau unggul. Hal ini karena jika dengan bibit tanaman akan lebih cepat tumbuh
dan berbuah. Bibit bisa didapat dari hasil okulasi tanaman yang berkualitas.
Bibit juga bisa didapatkan di penjual namun tetap memperhatikan kondisi
fisiknya. Bibit harus dalam keadaan sehat, batang kokoh, memiliki tunas, dan
percabangannya yang rimbun
Pot dan Media Tanam
Pemilihan pot
dan media tanam menjadi faktor penting tumbuhnya tanaman. Pot yang digunakan
sebaiknya berukuran cukup besar dengan diameter sekitar 60 cm karena jeruk
nagami ini nantinya akan tumbuh cukup besar juga. Media tanam dapat dibuat
dengan campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1 dan
dicampur rata. Setelah media tanam dimasukkan dalam pot, biarkan dulu sekitar 3
hari agar sifatnya menjadi normal kembai.
Penanaman Bibit
Bibit yang
sudah dibuat atau dibeli dipindahkan dengan hati-hati ke media tanam dalam pot.
Waktu yag disarankan adalah pada waktu pagi atau sore hari agar tanaman mudah
beradaptasi. lakukan proses pemindahan tanaman ini dengan teliti agar bagian
akar dari tanaman tersebut tidak mengalami kerusakan. Tanamkan bibit jeruk
nagami ini persis di tengah-tengah pot dan berdiri tegak lurus. Penyiraman awal
dilakukan secukupnya untuk menjaga kelembaban udara dan suhu sekitar.
Pemangkasan
Pemangkasan ini
dilakukan untuk memicu pertumbuhan bunga. Lakukan pemangkasan pada cabang sekunder. Dari
hasil pemangkasan ini akan muncul cabang tersier dan diiringi dengan munculnya
bunga. Semakin banyak tunas tersier muncul, maka semakin banyak pula bunga yang
muncul.Pemangkasan
juga bisa dilakukan ke cabang-cabang yang merugikan atau tidak teratur untuk
membantu pertumbuhan tanaman. Untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman dan agar
tanaman rajin berbuah lakukan pemangkasan secara rutin setelah buah sudah
dipanen.
Pemupukan
Berikan
pemupukan pada tabulampot jeruk manis sudah berumur satu tahun dengan pupuk
yang mengandung unsur P dan K yang tinggi atau pupuk tunggal TSP dan KCI.
Sesuai dosis pupuk dengan ukuran pot, satu sendok makan cukup untuk pot
berukuran 10 liter. Jika ukuran pot lumayan besar, seperti drum, tambahkan
pupuk sebanyak empat sendok makan atau dua sendok makan TSP dan KCI. Aplikasi
pemupukan bisa diberikan secara langsung ke permukaan tanah dalam pot atau bisa
juga dilarutkan.
Berikan pupuk
yang mengandung unsur K yang tinggi agar buah hasil tanaman menghasilkan rasa manis.
Cara lain agar buah menjadi manis adalah dengan menyimpan tabulampot di ruang
terbuka yang mendapat sinar matahari secara langsung hingga panen
Jeruk nagami memiliki banyak
manfaat karena kandungannya. Daunnya
mengandung banyak minyak atsiri, buahnya mengandung gula, asam organik, kaya
serat dan vitamin seperti vitamin A, B, C juga mineral seperti kalsium dan zat
besi. Buah jeruk nagami berguna untuk mengobati bronkitis, batuk pilek, radang
tenggorokan, demam, diare, gangguan limpa dan lainnya. Buah ini juga cocok
dikonsumsi oleh Anda yang sedang berdiet.

EmoticonEmoticon